Sustainability

Sustainability

Total keseluruhan gedung skala besar yang berada di Fakultas Psikologi UI berjumlah 9 gedung. Pada tahun 2019 ini kantin Fakultas Psikologi telah selesai.

Fakultas Psikologi menghadap ke timur, merupakan fakultas yang paling dekat dengan stasiun kereta api UI. Fakultas Psikologi berada diantara Fakultas FISIP dan Fakultas Hukum. Area Fakultas Psikologi dikelilingi oleh pepohonan yang cukup rindang, diantaranya Pohon beringin yang berada didekat area parkir gedung A, pohon kapuk mengitari area fakultas Psikologi menuju ke gedung H

serta berbagai macam jenis tanaman yang berada di area fakultas sehingga membuat Fakultas Psikologi tampak asri. Penghijauan yang berada di Fakultas Psikologi bukan hanya disitu saja, kami juga memiliki taman akademos yang berada diantara gedung A, B, D dan E. Kami juga memiliki taman- taman kecil yang berada di setiap gedung, serta taman yang cukup luas, yang berada di belakang gedung D, yang kami berikan nama Taman Firdaus.

Fakultas Psikologi Terdiri dari :

  1. Total Luas Area Fakultas Psikologi UI : 18.718 m²
  2. 9 bangunan dengan Total Luas Bangunan : 11.459 m²

Area yang di tutupi dengan Rumput, Pohon dan conblock ( area Parkir ) : 7.259 m²

Gedung A Gedung B
Gedung C Gedung D
Gedung E Gedung H
Taman Akademos Taman Firdaus
TPAM dan Puskris Mushala dan Pos Security
Pos Security Lapangan
Tata Letak Bangunan F.Psi UI
Kantin

Penggunaan Lampu LED dan peralatan elektronik lainnya yang hemat energi dan lebih ramah lingkungan, misalnya:

  1. pada ruang tengah di Pusat Administrasi Pendidikan digunakan kipas angin yang konsumsi listriknya lebih kecil dan jika dilihat dari pembatasan pemakaian Freon (dengan mengurangi penggunaan AC) hal ini diasumsikan lebih ramah lingkungan
  2. pemilihan lampu LED pada gedung – gedung di Fakultas Psikologi
  3. Penggunaan HVAC yang merupakan system heating, ventilation & air-conditioning atau dalam Bahasa Indonesia disebut system pemanasan, ventilasi dan AC. Sistem ini berfungsi sebagai pengontrol iklim. Ketiga fungsi ini saling berhubungan, karena mereka menentukan suhu dan kelembaban udara dalam sebuah gedung dan juga menyediakan kontrol asap, menjaga tekanan antar ruang, dan menyediakan udara segar bagi penempat. Dalam rancangan gedung modern, rancangan, instalasi dan sistem kontrol dari fungsi ini dijadikan menjadi sistem tunggal “HVAC”.
  4. Pemilihan dan penggunaan lemari es serta ac (pendingin ruangan) yg hemat energi

 

Peralatan

Total

Total peralatan hemat energi

Persen

LED Lamp

352

298

84%

Fan

20

20

100%

AC Eco Smart Split.

260

260

100%

AC Packed

5

5

100%

AC Kaset

11

11

100%

 

 

Average Percentage

96.8%

 

Implementasi Program Smart Building, memenuhi 5 kriteria

No.

Name

 

 

Place

 

 

automation

safety

energy

water

Indoor environment

lighting

Building Area (m²)

 

B1

B2

S1

S2

S3

S4

E1

E2

A1

A2

I1

I2

I3

I4

L1

L2

L3

L4

 

 

Faculty of Psychology; Building H

Depok, Indonesia

 

 

 

x

x

 

 

 

 

 

x

 

 

 

x

 

 

x

4,023

 

Total

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4,023

Implementasi Smart building

4023/11459×100% = 35%

Total pemakaian listrik selama 1 tahun di Fakultas Psikologi UI adalah sebesar 926.735 KWH

kantin sehat yang memasukan unsur-unsur green building antara lain: sekeliling café menggunakan kaca bening untuk meminimalisir pemakaian cahaya lampu, penggunaan peralatan hemat air seperti pancuran air beraliran rendah, keran palet tombol manual juga menggunakan toilet hemat air. Menyediakan spot untuk penghijauan sehingga kadar oksigen dalam ruangan café tetap terjaga serta memperindah ruangan, tidak menggunakan gas dalam memasak untuk mengurangi carbon dan ramah lingkungan, dan menggunakan sistem HVAC.

Pemilihan lampu LED pada gedung – gedung di Fakultas Psikologi

Gedung H menjadi salah satu gedung dengan menggunakan elemen green building, antara lain: penggunaan HVAC yang berfungsi untuk mengontrol iklim, menentukan suhu dan kelembaban udara dalam sebuah gedung serta penggunaan sumber pencahayaan alami yang berasal dari sinar matahari

Penggunaan keran sensor yang Memiliki mekanisme penghentian otomatis sehingga dapat mengurangi risiko air yang menetes ketika lupa dimatikan dan membantu menghemat penggunaan air. Praktis digunakan, terutama bagi orang tua yang memiliki kesulitan dalam bergerak atau menderita radang sendi. Hal ini karena keran sensor otomatis tidak memerlukan pegangan untuk ditarik atau diputar

Himbauan untuk menggunakan tangga di sebelah lift, dengan design yang menarik dan disertakan fakta-fakta yang unik sehingga menarik minat dalam menaiki anak tangga.

Fakultas Psikologi memiliki water fountain yang menyediakan air minum sebagai fasilitas umum. Fasilitas ini tersedia secara free dimana setiap akademisi maupun setiap orang yang berada di lingkungan kampus dapat menggunakan water fountain untuk air minum. Penggunaan water fountain ini sangat mudah, sediakan gelas atau botol untuk menampung air yang akan diminum, kemudian pada water fountain terdapat kran yang ditekan ke bawah untuk mengeluarkan air minum. Water fountain ini dipelihara secara berkala untuk dijaga kebersihan dan kelayakan alat yang digunakan. Water fountain ini sangat bermanfaat untuk dapat memperoleh air minum secara sehat, murah dan efisien juga tentunya ramah lingkungan. Penggunaan water fountain dapat mereduksi konsumsi air minum kemasan yang limbahnya saat ini sudah semakin menumpuk dan sulit untuk diurai. Oleh karena itu, penggunaan water fountain ini dapat menjadi salah satu tindakan kita dalam menjaga kelestarian lingkungan dari limbah kemasan air minum.

Tombol Emergency adalah perangkat elektronik yang ada sebagai bagian dari sistem peringatan. Ketika ditekan, makai a akan mengirimkan sinyal nirkabel ke konsol yang ada di pos keamanan untuk memanggil staf pemantauan alarm dan mengingatkan mereka tentang kondisi darurat.

Pemilahan Limbah organic dan non organic agar mudah di olah di Tempat pembuangan Akhir oleh Universitas Indonesia.

CO2 (electricity)
=(electricity usage per year (kWh))/1000×0,84
=(926,735 kWh)/1000×0,84
= 778.45 metric tons

CO2 (bus)
=(number of shuttle bus in your university × total trips for shuttle bus service each day ×approximate travel distance of vehicle each day inside campus only (KM) ×240)/100×0,01
=( ×150 × 5 × 240)/100×0,01
= metric tons

CO2 (cars)
=(number of cars entering your university × 2 × approximate travel distance of vehicle each day inside campus only (KM) ×240)/100×0,02
=(35 ×2 ×5 ×240)/100×0,02
= 16.8 metric tons

CO2 (motorcycle)
=(number of motorcycle entering your university × 2 × approximate travel distance of vehicle each day inside campus only (KM) ×240)/100×0,01
=(70 ×2 ×0.2 ×240)/100×0,01
= 0.0672 metric tons

CO2 (total)
= 778.45 + 16.8 + 0.0672
= 795.31 metric tons

Carbon footprint in 2019 = 795.31 metric tons, Perhitungan tanpa memperhitungkan penerbangan dan jejak karbon sekunder

 

Penggunaan Lampu LED dan Peralatan Hemat Energi Himbauan Hemat Energi
Penggunaan Sistem HVAC Sistem Smoke Detector
Smoke Detector Pencahayaan Alami
Penghijauan di Ruang Kerja Penghijauan di Ruang Kerja

Dalam menjaga lingkungan yang sehat dan nyaman serta menjalankan program Universitas Indonesia kami melakukan pemilahan Limbah organic dan non organic agar mudah di olah di Tempat pembuangan Akhir oleh Universitas Indonesia. Kami juga melakukan berbagai upaya dalam mengurangi limbah organic, salah satunya adalah himbauan dalam menghabiskan makanan, berupa banner di kantin sejiwa dan café Fakultas Psikologi, dengan isi berupa fakta-fakta menarik dan unik sehingga merangsang Civitas untuk ikut serta menjaga lingkungan dengan cara yang mudah dan simple. Kami pun melakukan pengolahan limbah kertas, menjadi sesuatu yang dapat berguna dan bermanfaat, seperti pohon informasi serta Demi Keamanan Lingkungan kami melakukan pemilahan limbah beracun seperti bekas batu baterai, kaca, bohlam lampu bekas  dengan cara di kumpulkan.

Limbah Cair di Fakultas Psikologi UI dibuang melalui Septic tank ( Septic tank di Cor Beton agar tidak meresap ke tanah).

Program untuk Mengurangi Penggunaan Kertas dan Plastik di Kampus (Fakultas Psikologi Universitas Indonesia)
Deskripsi:
1. Dibagian arsip Fakultas Psikologi memanfaatkan kertas bekas pada sisi kertas yang masih kosong untuk membuat routing slip
2. Dibidang studi dan unit kerja di Fakultas Psikologi memanfaatkan kertas bekas yang masih layak pakai dengan memotong kertas untuk dijadikan memo
3. Untuk dosen dan mahasiswa: memanfaatkan sisi kertas yang masih kosong untuk mencetak draft tugas, tugas, draft laporan dan laporan.
4. Menyiapkan kertas bekas untuk fotocopy
5. Pemanfaatan kertas bekas dan karton bekas untuk digunakan menjadi pohon informasi yang unik untuk seluruh civitas akademika F.Psi UI
6. Himbauan kepada sivitas akademika untuk mengurangi pemakaian tempat kantong plastic dengan membawa tas belanja pakai ulang.
7. Dosen dan mahasiswa membawa tumbler dan botol minum untuk mengurangi pemakaian botol kemasan sekali pakai
8. Sivitas akademika dihimbau untuk memilah sampah. Tempat sampah terbagi menjadi 3 jenis tempat sampah
-Tempat sampah organic
-Tempat sampah non organic
-Tempat sampah khusus botol plastik dan gelas plastik
9. TPAM sedang membuat aplikasi berbasis website yang nantinya berisi laporan kegiatan anak, data anggota, pembayaran iuran, serta pengumuman-pengumuman. Hal tersebut adalah upaya TPAM dalam mengurangi penggunaan kertas dan memanfaatkan teknologi yang sedang berkembang.
10. Koran dan kertas bekas menjadi dasar bahan membuat bubur kertas yg akan dibentuk jadi gunung2an. Kegiatan sains gunung Meletus untuk anak-anak di TPA Makara.
11. Kegiatan mengenal planet. Bahan membuat alat peraga planet salah satunya adalah kertas bekas yg dijadikan pembungkus bola plastik lalu dicat warna untuk anak-anak di TPA Makara.
12. Penggunaan sedotan alumunium atau bambu, untuk menggantikan sedotan plastik

Jumlah pemakaian kertas per bulan di Fakultas Psikologi UI adalah 35 rim

Pemilahan Limbah Organic dan Non Organic Pemanfaatan Kertas Bekas
Pemakaian Tas Belanja Pakai Ulang Penggunaan Tumbler dan Botol Minum
Pemilahan Sampah diawal Pengumpulan Limbah Beracun
Limbah Cair F.Psi UI Pemakaian Kertas per Bulan

• Fakultas Psikologi UI menggunakan Sistem Rain Ground Tank agar hujan secara alami akan terserap kedalam tanah. Pada prinsipnya siklus daur air terjadi secara alami dan air dapat ditemukan dalam wujud cair, padat maupun gas/uap. Untuk menyiasati berkurangnya daerah resapan air karena struktur bangunan yang telah ada di Fakultas, kami memanfaatkan siklus daur air alami, sehingga air hujan dapat tertampung maksimal (hal ini merupakan salah satu upaya mewujudkan eko-efisiensi dalam pengelolaan air saat musim hujan
• Biopori, Fakultas Psikologi UI memiliki beberapa titik biopori yang tersebar di sekitar gedung-gedungnya, hal ini sengaja dilakukan untuk memperluas bidang penyerapan air, sebagai penanganan limbah organik, dan meningkatkan kesehatan tanah. Kelembaban tanah cukup terjaga terutama saat musim kemarau berkat biopori. Saat musim hujan beberapa lokasi di gedung yang berada di permukaan yang lebih rendah cenderung memiliki potensi genangan air, dengan adanya biopori di sekitar gedung terbukti efektif menangani kasus genangan air yang mungkin terjadi. Fungsi lainnya, biopori membantu pengelolaan sampah organik yang menumpuk pada periode tertentu.
• Fakultas Psikologi UI memanfaatkan air yang berasal dari aliran sungai, dengan menggunakan pompa mesin, air tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyiram tanaman yang ada di Fakultas Psikologi.
• Fakultas Psikologi memiliki water fountain yang menyediakan air minum sebagai fasilitas umum. Fasilitas ini tersedia secara free dimana setiap akademisi maupun setiap orang yang berada di lingkungan kampus dapat menggunakan water fountain untuk air minum. Penggunaan water fountain ini sangat mudah, sediakan gelas atau botol untuk menampung air yang akan diminum, kemudian pada water fountain terdapat kran yang ditekan ke bawah untuk mengeluarkan air minum. Water fountain ini dipelihara secara berkala untuk dijaga kebersihan dan kelayakan alat yang digunakan. Water fountain ini sangat bermanfaat untuk dapat memperoleh air minum secara sehat, murah dan efisien juga tentunya ramah lingkungan. Penggunaan water fountain dapat mereduksi konsumsi air minum kemasan yang limbahnya saat ini sudah semakin menumpuk dan sulit untuk diurai. Oleh karena itu, penggunaan water fountain ini dapat menjadi salah satu tindakan kita dalam menjaga kelestarian lingkungan dari limbah kemasan air minum.
• Penggunaan keran sensor yang Memiliki mekanisme penghentian otomatis sehingga dapat mengurangi risiko air yang menetes ketika lupa dimatikan dan membantu menghemat penggunaan air. Praktis digunakan, terutama bagi orang tua yang memiliki kesulitan dalam bergerak atau menderita radang sendi. Hal ini karena keran sensor otomatis tidak memerlukan pegangan untuk ditarik atau diputar

Selain itu kami pun melakukan penghematan air dengan cara menampung air AC, sehingga dapat dipergunakan untuk menyiram tanaman, juga dapat digunakan sebagai air radiator dan membersihkan toilet

Air buangan AC dikatakan jauh lebih baik dibandingkan dengan air mineral botolan yang bisa digunakan sebagai air radiator karena bisa membuat radiator semakin dingin dan juga berpengaruh terhadap udara dari AC mobil yang juga akan terasa semakin dingin mengingat jika AC mobil akan berfungsi semakin maksimal jika mesin juga berada dalam kondisi yang baik. Jika mesin mobil selalu dalam keadaan dingin, maka AC mobil juga semakin dingin sehingga mengurangi biaya servis untuk ganti oli. Untuk penggunaan air buangan AC sebagai air radiator biasa diganti setiap dua bulan sekali.

air buangan AC ini memiliki kandungan yang berbeda dengan air sumur atau air keran biasa sehingga tidak ada kandungan mineral dalam air tersebut dan artinya air ini hampir serupa dengan air suling namun tidak terlalu bersih. Untuk itu, air ini bisa digunakan kembali untuk menyiram tanaman yang memang tidak tolerir dengan air mineral seperti salah satunya tanaman karnivora. Tanaman karnivora terkenal akan bereaksi buruk pada klorin yang sering ditemukan dalam air olahan.

air buangan AC juga digunakan untuk membersihkan toilet. Beberapa elemen yang ada dalam air buangan AC ini bisa merontokkan noda noda menguning di toilet yang susah untuk dihilangkan. Untuk cara menggunakannya juga cukup mudah yakni dengan menyiram toilet memakai air buangan AC dan diamkan selama semalam. Keesokan paginya, toilet bisa digosok dengan menggunakan sikat dan hasilnya akan terlihat lebih bersih, kesat sekaligus membunuh bakteri yang menempel dan tertinggal pada toilet tersebut.

Lainnya adalah penggunaan Peralatan Hemat Air (keran menggunakan Palef Tombol manual, setiap kran di tekan akan mengeluarkan air sesuai kebutuhan, dan bila Tombol Kran di lepas air akan berhenti mengalir dari kran Tanpa menekan tombol keran lagi.)

Penggunaan keran sensor yang Memiliki mekanisme penghentian otomatis sehingga dapat mengurangi risiko air yang menetes ketika lupa dimatikan dan membantu menghemat penggunaan air. Praktis digunakan, terutama bagi orang tua yang memiliki kesulitan dalam bergerak atau menderita radang sendi. Hal ini karena keran sensor otomatis tidak memerlukan pegangan untuk ditarik atau diputar

Himbauan untuk hemat dalam menggunakan air berupa sticker yang terpasang di belakang keran wastafel untuk keran maupun peralatan yang belum menggunakan sensor automatis

Peralatan

Total

Total peralatan hemat air

Persen

Toilet

45

35

77.7%

Wastafel

56

42

75%

 

 

Rata-rata

76.35%

Sistem Rain Ground Tank dan Biopori Pemanfaatan Air Sungai
Pemanfaatan Air AC Penggunaan Peralatan Hemat Air

Fakultas Psikologi memiliki shuttle bus yang merupakan fasilitas yang telah disediakan oleh UI.

Total Parking area = 1269 m2
Total area Fakultas = 18718 m2
Ratio parking area : 6.7%

Inisiatif pembatasan jumlah kendaraan bermotor pribadi yang memasuki kawasan Fakultas:
1. Shuttle dari Universitas Indonesia
2. Sepeda untuk di sewa gratis mengikuti program dari universitas
3. Halte sebagai sarana Untuk menunggu bus dan menambah kenyamanan Civitas saat menunggu bus serta jika hujan kita dapat langsung berteduh setelah turun dari bus
4. Fasilitas sepeda dapat dimanfaatkan oleh seluruh sivitas akademika dengan mengikuti peraturan dari universitas.
5. Pedestrian diperuntukan untuk pejalan kaki dilengkapi dengan fasilitas untuk tuna netra. Pedestrian F.Psi UI memperhatikan aspek kenyamanan, yang merupakan segala sesuatu yang memperlihatkan dirinya sesuai dan harmonis dengan penggunaan suatu ruang. Kondisi jalur pedestrian F.Psi UI mengutamakan kenyamanan yang mempertimbangkan aspek manusiawi. Faktor-faktor yang diperhatikan adalah sirkulasi, gaya alam dan iklim, keamanan, kebersihan dan keindahan.
6. Fakultas Psikologi mengupayakan berbagai hal dalam rangka mewujudkan fakultas yang hijau, salah satunya adalah membuat surat edaran mengenai pembatasan area parkir mobil di Fakultas, dan menyampaikannya kepada seluruh unit dan bidang studi, juga kami sebarkan melalui media-media digital maupun konvensional yang kami miliki.
7. Pemisah antara jalan kendaraan dan jalan pejalan kaki.
8. Tanjakan dan batu penunjuk yang dibangun untuk disabilitas.
9. Lampu jalan dijalur untuk malam hari.

Pedestrian diperuntukan untuk pejalan kaki dilengkapi dengan fasilitas untuk tuna netra. Pedestrian F.Psi UI memperhatikan aspek kenyamanan, yang merupakan segala sesuatu yang memperlihatkan dirinya sesuai dan harmonis dengan penggunaan suatu ruang. Kondisi jalur pedestrian F.Psi UI mengutamakan kenyamanan yang mempertimbangkan aspek manusiawi. Faktor-faktor yang diperhatikan adalah sirkulasi, gaya alam dan iklim, keamanan, kebersihan dan keindahan.

Tipe operasional shuttle Fakultas total parkir area terhadap total area fakultas
Inisiatif pembatasan jumlah kendaraan bermotor pribadi yang memasuki kawasan Fakultas Dukungan terhadap pejalan kaki

Jumlah Mata Kuliah yang ditawarkan terkait dengan keberlanjutan lingkungan pada 2019 = 248 Mata Kuliah

Jumlah keseluruhan mata kuliah yang ditawarkan di Fakultas Pada Tahun 2019 = 248 Mata Kuliah

Total Dana Riset Lingkungan pada tahun 2017 = Rp. 2.415.030.000,00
Total Dana Riset Lingkungan pada tahun 2018 = Rp. 2.842.769.000,00
Total Dana Riset Lingkungan tahun 2019 = Rp. 3.936.339.000,00
Rata-rata setahun terakhir 3 tahun Dana Riset Lingkungan = Rp. 3.064.712.666,00

Total dana penelitian pada tahun 2017 = Rp. 2.415.030.000,00
Total dana penelitian pada tahun 2018 = Rp. 2.842.769.000,00
Total dana penelitian tahun 2019 = Rp. 3.936.339.000,00
Rata-rata setahun terakhir 3 tahun dana penelitian = Rp. 3.064.712.666,00

 

Jenis Layanan

Nama Kegiatan

Waktu

Lokasi

Dukungan Psikososial

UI Peduli

3-6 Januari 2019

Banten & Lampung

Dukungan Psikososial Bagi Komunitas Penyintas Bencana (PT DNX Indonesia)

11-18 Januari 2019

Sulawesi Tengah & Nusa Tenggara Barat

Psychosocial Support Indonesia (ACF)

Maret-Juli 2019

Desa Sidera, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah

UI Peduli Sentani

22 – 26 Maret 2019

Jayapura

Pendampingan Penanganan Pengungsi Bersama BNPB

22 – 24 Mei 2019

Kabupaten Pandeglang Kecamatan  Labuan

Psychological First Aid (PFA)

Pelatihan PFA

5-8 Februari 2019

Palu, Sulawesi Tengah

On The Job Training

18-22 Februari 2019

Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah

Penelitian

Developing Mental Health and Psychological Strategy for Post-Disaster Rehabilitation and Reconstruction (UNICEF)

April-Agustus 2019

Palu, Sulawesi Tengah dan Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat

 

UI PEDULI

Waktu: 3-6 Januari 2019

Lokasi: Banten dan Lampung

Bekerja sama dengan: Departemen Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) UI

Kegiatan:

  • Menyalurkan sejumlah bantuan logistik di Kecamatan Sumur, Kabupaten Padelangan.
  • Menyalurkan dukungan psikososial di empat titik, yakni: (1) Kampung Kiara Gondok, (2) Desa Ujung jaya, (2) Desa Paniis, dan (4) Kampung Tanjung Lame.
  • Menyalurkan bantuan logistik dasar di empat titik: (1) Posko Waymuli, (2) Desa Cungung, (3) Posko Totoharjo, dan (4) Dusun Kenali.

Menyalurkan dukungan psikososial pada Posko Kunjir (di SMA 1 Rajabasa), Desa Cungung, Posko Totoharjo dan Posko Dusun Kenali.

 

DUKUNGAN PSIKOSOSIAL BAGI KOMUNITAS PENYINTAS BENCANA

Waktu: 11-18 Januari 2019

Lokasi: Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Barat

Bekerja sama dengan: PT DNX Indonesia

Tujuan:

  • Mengurangi dampak negatif dari pengalaman traumatis
  • Menguatkan fungsi adaptif jangka pendek dan jangka panjang penyintas (survivors)
  • Mengakselerasi proses pemulihan penyintas

Rancangan kegiatan dukungan psikososial:

  1. Debriefing

Pertemuan dalam kelompok kecil sebagai ventilasi sekaligus edukasi awal pasca insiden kritis:

  1. a) debriefing dengan karyawan; dan
  2. b) debriefing dengan keluarga
  3. Asesmen pra-intervensi

Pengukuran psikologis untuk menemukenali gejala-gejala stres traumatik dan stres akibat insiden kritis atau situasi sulit.

  1. Intervensi

Intervensi terdiri dari psikoedukasi; kegiatan aktif, ekspresif, dan rekreasional bagi anak; intervensi terfokus secara individual melalui konseling individual dan intervensi terfokus secara kelompok melalui konseling keluarga dan kelompok dukungan.

  1. Asesmen pasca intervensi

Pengukuran psikologis untuk memeriksa kembali gejala-gejala stres traumatic dan stres akibat insiden kritis atau situasi sulit yang telah diukur sebelum intervensi. Bagi mereka yang diketahui tidak menunjukkan tanda-tanda perubahan secara positif, dimungkinkan untuk diberikan penanganan atau intervensi lanjutan.

PROYEK PENELITIAN: DEVELOPING MENTAL HEALTH AND PSYCHOLOGICAL STRATEGY FOR POST-DISASTER REHABILITATION AND RECONSTRUCTION

Waktu: April-Juni 2019

Lokasi : Palu, Sulawesi Tengah dan Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat

Bekerja sama dengan: UNICEF

Tujuan:

Mengidentifikasi masalah dan kebutuhan penyintas bencana di Nusa Tenggara Barat (Lombok Utara, Lombok Tengah, Mataram, Lombok Timur, Lombok Barat) dan Sulawesi Tengah (Sigi, Palu, Donggala), mengeksplor pandangan dan memberi gambaran tentang masalah-masalah MHPSS dan strategi coping, aksesibilitas dan kebutuhan layanan MHPSS, serta mengidentifikasi faktor risiko dan pelindung status MHPSS di Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tengah. Lebih lanjut, asesmen dapat memberi informasi terkait arah strategis bagi program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana.

Kegiatan:

  1. Pengambilan Data (April-Mei 2019)

Palu

  • Pelatihan enumerator MHPSS
  • Survei rumah tangga dan remaja
  • Mengadakan FGD informan kunci dan anak

Lombok

  • Pelatihan enumerator
  • Pengambilan data kuantitatif
  • Pengambilan data kualitatif anak, remaja, dan informan kunci
  • Rapat koordinasi dengan staf lapangan
  1. Analisis data dan penulisan laporan untuk pihak UNICEF (Juni 2019)

PSYCHOLOGICAL FIRST AID FOR PEOPLE AFFECTED BY NATURAL DISASTER IN DONGGALA, PALU AND SIGI DISTRICTS OF CENTRAL SULAWESI

 Waktu: Februari 2019

Bekerja sama dengan: Kementerian Kesehatan RI dan WHO

Tujuan Umum:

Memberikan pendampingan PFA bagi masyarakat terdampak bencana alam di kota Palu, kabupaten Sigi, dan Donggala di Sulawesi Tengah, serta membangun kapasitas Sumber Daya Manusia lokal untuk menjamin kecakapan dalam penyediaan kebutuhan psikologis dasar jangka panjang

Tujuan Khusus:     

  • Membentuk dan menyokong sistem kesehatan mental daerah dalam penyediaan PFA terhadap masyarakat terdampak      
  • Mengadakan capacity building berupa pelatihan bagi tenaga kesehatan dari Palu (13 PHC); Sigi (19 PHC) dan; Donggala (21 PHC) untuk membekali staf lokal dengan PFA dan pengetahuan mengenai sistem referal di daerah             
  • Menyediakan PFA terhadap daerah yang terdampak dibawah area kerja 28 Puskesmas di kota Palu, kabupaten Sigi dan Donggala

Kegiatan: Pelatihan dibagi dalam 2 rangkaian yaitu Pelatihan PFA dan On The Job Training

 

Pelatihan PFA

Waktu: 5-8 Februari 2019

Lokasi: Hotel Rama Garden, Palu

Peserta: 72 tenaga kesehatan dari 53 puskesmas di Sigi, Donggala, dan Palu

Kegiatan:

  • Pemberian pre-test yang untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta tentang hal-hal yang berkaitan dengan psikologis penyintas dan sistem rujukan dalam situasi bencana.
  • Pengantar pelatihan PFA
  • Membahas tentang harapan serta kekhawatiran peserta selama mengikuti pelatihan
  • Refleksi rutin setiap pagi sebelum pemberian materi untuk membantu peserta mengingat kembali pembelajaran yang telah mereka dapatkan di hari sebelumnya.
  • Pemberian materi tentang pengidentifikasian dampak psikologis pasca bencana, rencana pelayanan PFA, bagaimana pelayanan PFA dilakukan, kualitas personal yang perlu dimiliki dalam PFA, evaluasi pelayanan PFA yang diberika, bagaimana melakukan rujukan
  • Pemberian post-test. Hasilnya dapat disimpulkan bahwa para peserta dari Palu,Sigi dan Donggala mengalami peningkatan dalam pemahaman tentang PFA.
  • penyusunan Rencana Tindak Lanjut yang dibawakan oleh Pak Leon dari Kemenkes RI
  • Pemberian materi tentang self-care
  • Pelaksanaan role play

 

On The Job Training

 Waktu: 18-22 Februari 2019

Lokasi: 10 huntara terpilih di sekitar Puskesmas Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah

Peserta: Tenaga kesehatan Puskesmas di Kabupaten Sigi (19 orang), Kota Palu (9 orang) dan Kabupaten Donggala (23)

Kegiatan: Pendampingan pemberian PFA oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas kepada penyintas dengan menerapkan teknik-teknik yang sudah dipelajari sebelumnya, seperti mendengar aktif dan relaksasi.

PSYCHOSOCIAL SUPPORT INDONESIA

Waktu: Maret-Juni 2019

Lokasi: Desa Sidera, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah

Bekerja sama dengan: ACF

Tujuan Utama:

Mengurangi dampak bencana terhadap kondisi psikososial orang-orang yang terdampak gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi di Desa Sidera, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah

Tujuan Khusus: Memperbaiki situasi psikososial Desa Sidera

Kegiatan:

Maret:

  • Mengadakan sesi relaksasi bagi penyintas di camp Gardu Listrik
  • Turut berpartisipasi dalam komunitas dengan tampil pada acara musikal di Sidera
  • Mengadakan 5 sesi kegiatan psikoedukasi untuk orang dewasa

Mengadakan pelayanan klinis di beberapa Puskesmas dan klinik sementara

  • Kegiatan psikoedukasi melalui siaran radio
  • Pelatihan Psychological First Aid
  • Mengidentifikasi layanan sosial lain yang masih dibutuhkan penyintas

April:

  • Mengadakan 15 aktivitas kelompok (aktivitas berstruktur untuk anak-anak, support group untuk pemuda dan orang dewasa, keterampilan untuk perempuan dan pemuda, dsb.)
  • Mengadakan 5 sesi psikoedukasi di komunitas
  • Melakukan psikoedukasi melalui talk show di radio
  • Layanan kesehatan mental klinis untuk klien dengan tingkat distres tinggi
  • Mengadakan pelatihan PFA
  • Melakukan 1 baseline study
  • organizing an Easter Egg Hunt within the community (Toraja shelter)
  • Mengadakan kegiatan pembelajaran tentang pengenalan berbagai profesi dengan menggambar dan mewarnai (RT 06 shelters)
  • Mengadakan kegiatan olahraga
  • Membantu perempuan di Dusun 2 Gardu Listrik untuk membentuk arisan serta memulai dan mempertahankan usaha kecil

Mei

  • Memfasilitasi lomba balap karung untuk anak-anak dan orang dewasa
  • Memfasilitasi pertemuan membahas lomba balap karung dan penampilan tari tradisional Pamonte
  • Mengadakan pelajaran fotografi (Toraja & Gunung Kelor camp)
  • Mengadakan kegiatan senam dan latihan tarian modern
  • Mengadakan acara buka puasa bersama
  • Mengadakan sesi psikoedukasi
  • Melakukan kunjungan rumah
  • Mengadakan talk show di radio terkait topik-topik kesehatan mental

Juni

  • Bertemu dan berkomunikasi dengan koordinator tiap-tiap camp
  • Mendongeng di camp Gusdurian
  • Mengadakan senam kreasi di camp Toraja
  • Memfasilitasi kegiatan membuat donat bagi ibu-ibu dan aktivitas membuat bunga flanel di camp Gusdurian

Memfasilitasi kegiatan membuat bunga flanel untuk ibu-ibu dan membuat karakter mahluk laut untuk anak-anak di camp Toraja

Fakultas Psikologi setiap tahunnya selalu mengadakan kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan. Kegiatan tersebut bukan hanya mengenalkan lingkungan saja, tetapi lebih kepada kegiatan yang sifatnya mengedukasi Sivitas Fakultas Psikologi UI, bekerjasama dengan masyarakat sekitar, yang di sertai dengan bakti sosial.

Pertemuan tim peneliti dengan perwakilan UNICEF Pendampingan dalam On The Job Training
Foto bersama peserta dan fasilitator pelatihan PFA Penyaluran bantuan logistik di Lampung
Pelaksanaan kegiatan rekreasional terstruktur di Banten Pendampingan psikososial anak-anak penyintas tsunami di lampung
Pemanfaatan biji karet yang telah jatuh untuk dijadikan bahan kegiatan membuat kalung (meronce) Memanfaatkan kapuk dari pohon kapuk di Fakultas Psikologi untuk dijadikan isi dari hiasan gantungan bantal kecil
Memanfaatkan halaman untuk ditanami sayur-sayuran Membuat bubble dari sari daun kapuk
Psycamp

We usually reply with 24 hours except for weekends. All emails are kept confidential and we do not spam in any ways.

Thank you for contacting us :)

Enter a Name

Enter a valid Email

Message cannot be empty

X