{"id":8235,"date":"2024-03-28T03:27:56","date_gmt":"2024-03-28T03:27:56","guid":{"rendered":"https:\/\/dev-psikologi.ui.ac.id\/?p=8235"},"modified":"2024-09-26T03:28:38","modified_gmt":"2024-09-26T03:28:38","slug":"mengenal-lebih-jauh-tentang-mindfulness-di-sini-dan-saat-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/psikologi.ui.ac.id\/2024\/03\/28\/mengenal-lebih-jauh-tentang-mindfulness-di-sini-dan-saat-ini\/","title":{"rendered":"Mengenal Lebih Jauh Tentang Mindfulness: Di Sini dan Saat Ini"},"content":{"rendered":"<p><i><span data-contrast=\"auto\">Mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> kini menjadi salah satu tren kesehatan di masyarakat. Luh Surini Yulia Savitri, S.Psi., M.Psi., Psikolog\u202fatau yang akrab disapa sebagai Mba Vivi merupakan salah satu Dosen Fakultas Psikologi UI yang mendalami topik <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">. Saat ini, Mba Vivi sedang menempuh studi S3 di Fakultas Psikologi UI. Mba Vivi juga tergabung dalam Kelompok Riset <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> dan Psikoterapi Fakultas Psikologi UI. Ketertarikan Mba Vivi pada topik <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> berawal dari proposal penelitian mengenai \u201cMindful Parenting\u201d yang dibuatnya saat seleksi masuk S3. Mba Vivi sadar akan adanya permasalahan hubungan antara orang tua dan anak. Mba Vivi melihat bahwa keberhasilan orang tua perlu dimulai dengan intrapersonal orang tua itu sendiri, yaitu pikiran, perasaan, dan tingkah laku dirinya sendiri dan kemudian akan berdampak pada hubungan interpersonal dengan anaknya. Untuk mempelajari <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindful parenting<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, Mba Vivi perlu mendalami terlebih dahulu tentang <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> itu sendiri. Itulah awal mula bagaimana Mba Vivi menggeluti topik tentang <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindfulness.<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;134233117&quot;:false,&quot;134233118&quot;:false,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559731&quot;:720,&quot;335559738&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Menurut Mba Vivi<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">, mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> adalah kesadaran dari individu untuk ada \u201cdi sini dan dan saat ini\u201d. Mba Vivi menjelaskan bahwa Jon Kabat-Zinn mengartikan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> sebagai kesadaran dari waktu ke waktu, tidak menghakimi apa yang ada di pikiran dan perasaan diri sendiri maupun orang lain. Jon Kabat-Zinn juga mengatakan bahwa <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindfulnes<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">s merupakan kemampuan untuk memberikan atensi. Selain itu, Mba Vivi juga menjelaskan bahwa menurut Scott R. Bishop, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindfulness <\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">merupakan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">self-regulation<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> terhadap atensi dan orientasi untuk mengalami apa yang terjadi pada saat ini. Untuk membuat sadar, individu memiliki regulasi diri, mempertahankan atensi, dan sikap akan keterbukaan tanpa menghakimi (<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">non-judgemental<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">). Berdasarkan beberapa pengertian yang ada, Mba Vivi menyimpulkan bahwa <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> adalah kemampuan untuk fokus pada keadaan \u201cdi sini dan saat ini\u201d, kesadaran akan diri sendiri, sadar akan perilaku, pikiran, dan diri kita maupun orang lain.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;134233117&quot;:false,&quot;134233118&quot;:false,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559738&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span data-contrast=\"auto\">Mindfulness <\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">sendiri terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan situasinya. Mba Vivi menjelaskan beberapa contoh <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, yaitu <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindful breathing<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindful eating<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindful walking<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, dan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindful parenting<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">. Menurut Mba Vivi, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindful breathing<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> merupakan jenis <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> yang paling banyak variasinya karena dapat terjadi dalam berbagai situasi dan paling mudah untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;134233117&quot;:false,&quot;134233118&quot;:false,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559738&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span data-contrast=\"auto\">Mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> menjadi topik penelitian yang implementasinya digunakan dalam berbagai situasi. <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> ada yang diterapkan dalam praktik klinis seperti Psikolog, Psikiater, dan rumah sakit. Terdapat penelitian penggunaan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">audio therapy<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> tentang <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> selama seminggu pada pasien yang akan menjalankan operasi. Penggunaan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> ini membuat para pasien dapat mengatasi kecemasannya sehingga mengurangi rasa sakit dan komplikasi pasca operasi, serta menurunkan durasi perawatan di rumah sakit. <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> juga digunakan di sekolah, tempat kerja, lapas, dan panti-panti lansia. Dalam konteks pengasuhan, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> dapat mengolah kognisi pengasuhan dan membantu anak untuk memiliki kompetisi menolong orang lain (prososial). Pada penelitian luar negeri, Mba Vivi menjelaskan bahwa <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> dapat menimbulkan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">self-compassion<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> (rasa kasih sayang pada diri sendiri di masa-masa sulit) sehingga interaksi interpersonal individu membaik.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;134233117&quot;:false,&quot;134233118&quot;:false,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559738&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Adapun m<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">indfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> yang kini kian popular di tengah masyarakat yang serba terburu-buru adalah m<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">indful eating<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">. <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Mindful eating<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> adalah makan dengan berkesadaran penuh perhatian saat mengonsumsi makanan maupun minuman. Dengan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindful eating<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, individu menjadi lebih sadar dengan apa yang ia konsumsi. Mba Vivi menceritakan pengalamannya saat praktik <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindful eating<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> di kelas yang diajar. Mahasiswa ditugaskan untuk membawa makanan yang disukai. Saat praktik <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindful eating<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, mahasiswa diarahkan untuk mengambil makanannya, kemudian diamati dengan panca inderanya. Makanan tersebut dicium aromanya, dilihat bentuknya, diraba teksturnya, dan dirasakan cita rasanya. Mahasiswa menemukan\u00a0 banyak hal baru dari praktik <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindful eating<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> tersebut. Ada yang menemukan rasa pahit pada makanan yang ia sukai dan ada kandungan-kandungan makanan yang baru disadari.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;134233117&quot;:false,&quot;134233118&quot;:false,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:1,&quot;335551620&quot;:1,&quot;335559685&quot;:0,&quot;335559731&quot;:720,&quot;335559737&quot;:0,&quot;335559738&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Dengan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindful eating<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, mahasiswa menjadi sadar berapa banyak kandungan gula yang ia konsumsi. Dengan kesadaran tersebut, muncul pemikiran bahwa untuk asupan nutrisi yang lebih sehat bisa didapatkan dari alternatif makanan lain yang kadar gulanya lebih rendah. Bahkan ada mahasiswa yang menerapkan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindful eating<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> saat diet. Mahasiswa tersebut akhirnya berhasil melakukan diet setelah gagal berkali-kali. Sebelum ia menggunakan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindful eating<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> dalam dietnya, ia selalu merasa cemas dengan berat badannya yang justru membuat ia makan dan minum lebih banyak untuk mengatasi cemasnya. Setelah mempraktikkan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindful eating<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, ia justru jadi lebih sadar dan tenang dengan apa yang akan ia konsumsi. Hal tersebut membuat ia menjadi lebih selektif sehingga terjadi penurunan berat badan secara signifikan. Dari cerita tersebut dapat dilihat bahwa <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindful eating<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> sangat berdampak positif baik kesehatan fisik maupun kesehatan mental individu.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;134233117&quot;:false,&quot;134233118&quot;:false,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559731&quot;:720,&quot;335559738&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span data-contrast=\"auto\">Mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> juga diterapkan dalam situasi ibadah, seperti Hari Raya Nyepi. <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> membuat Mba Vivi dapat berdoa dengan penuh kesadaran dan merasa terkoneksi dengan Tuhan. Dengan demikian, Mba Vivi sadar bahwa beliau bersyukur dan sedang meminta sesuatu pada Tuhan. <\/span><span data-contrast=\"auto\">Mba Vivi juga sadar akan kebutuhan fisiknya dalam keadaan lapar dan haus, namun tidak ada yang bisa dilakukan selain menerima rasa lapar itu sendiri. Penerimaan tersebut membuat Mba Vivi menjadi lebih bisa meregulasi dirinya dengan baik. <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> membuat dirinya menjadi lebih menerima keadaan dengan tenang sehingga bisa beribadah dengan khusyuk.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;134233117&quot;:false,&quot;134233118&quot;:false,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559738&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Dalam kehidupan sehari-hari, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> perlu dilakukan ketika individu sudah mulai merasa kacau, dirinya sudah sulit untuk memfokuskan dirinya pada waktu dan ruang yang ada di hadapannya saat ini, dan sulit dalam mengambil keputusan. Saat individu sudah terlalu larut dalam pikiran dan masalahnya, individu perlu melakukan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> sebagai tindakan \u201cmundur sejenak\u201d dari terbaginya realita yang sedang dihadapi dengan yang sedang dipikirkan atau dirasakan. <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> membuat individu berespon dan mencegah diri untuk bereaksi secara agresif terhadap keadaan. Mba Vivi menjelaskan terdapat perbedaan antara respon dan reaksi. Respon adalah tanggapan terhadap sesuatu berdasarkan penalaran yang dipertimbangkan dengan matang, sedangkan reaksi adalah tindakan terhadap sesuatu berdasarkan dorongan hati tanpa dipertimbangkan dengan matang. <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> membuat kita menjadi lebih menganalisis dan mempertimbangkan keadaan serta tindakan apa yang lebih tepat untuk dilakukan.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;134233117&quot;:false,&quot;134233118&quot;:false,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559738&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Di Indonesia sendiri terdapat kegiatan-kegiatan seminar maupun <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">workshop<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> yang menggunakan m<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">indfulness.<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> Tim Dosen Fakultas Psikologi UI juga pernah menyelenggarakan pelatihan \u201cMindfulness at Workplace\u201d di beberapa fakultas di UI untuk para dosen dan tenaga kependidikan. Mba Vivi sendiri mengikuti pelatihan tersebut sebagai peserta. Meskipun Mba Vivi sudah menggeluti topik <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> sejak lama, Mba Vivi merasa bahwa <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> tetap perlu dipelajari, dipraktikkan, dan dilatih agar dapat dirasakan manfaat nyatanya. Dosen Fakultas Psikologi UI juga pernah ada yang menyelenggarakan kegiatan \u201cMindful Walking\u201d untuk mahasiswa UI. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan berjalan kaki dengan penuh kesadaran di Hutan UI untuk membuat mahasiswa sadar serta bersyukur akan diri sendiri dan lingkungan sekitar.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;134233117&quot;:false,&quot;134233118&quot;:false,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559738&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Sebagai mahasiswa S3 yang dibimbing oleh dosen yang tergabung dalam Kelompok Riset Studi Keluarga Fakultas Psikologi UI, Mba Vivi pernah melaksanakan program <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Mindful Parenting<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> di beberapa tempat di Indonesia. Program tersebut dilaksanakan di Palembang, Jawa Tengah, Bogor, dan Demak pada waktu yang berbeda. Program tersebut membantu para Ibu untuk sadar terhadap perilaku anak dan dampak perilaku anak tersebut terhadap dirinya sebagai orang tua. Kesadaran tersebut memberikan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">insight<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> kepada para Ibu bahwa perilaku anaknya tidak serumit yang ia bayangkan. Kesadaran tersebut juga membuat para Ibu memahami dirinya sendiri terlebih dahulu. Pada akhirnya, para Ibu menjadi bisa berespon dengan baik kepada anak dan tidak bereaksi agresif dalam menghadapi anak.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;134233117&quot;:false,&quot;134233118&quot;:false,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559738&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">\u201cSemoga orang-orang Indonesia dapat sangat paham dengan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mindfulness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> dan bisa melakukan karena itu membantu banget, bantu untuk diri dan hubungan untuk orang lain sehingga well-beingnya menjadi lebih baik,\u201d ucap Mba Vivi dengan antusias.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mindfulness kini menjadi salah satu tren kesehatan di masyarakat. Luh Surini Yulia Savitri, S.Psi., M.Psi., Psikolog\u202fatau yang akrab disapa sebagai Mba Vivi merupakan salah satu Dosen Fakultas Psikologi UI yang mendalami topik Mindfulness. Saat ini, Mba Vivi sedang menempuh studi S3 di Fakultas Psikologi UI. Mba Vivi juga tergabung dalam Kelompok Riset Mindfulness dan Psikoterapi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":8236,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[37],"tags":[],"class_list":["post-8235","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/psikologi.ui.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8235","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/psikologi.ui.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/psikologi.ui.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikologi.ui.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikologi.ui.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8235"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/psikologi.ui.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8235\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8237,"href":"https:\/\/psikologi.ui.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8235\/revisions\/8237"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikologi.ui.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8236"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/psikologi.ui.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8235"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikologi.ui.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8235"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikologi.ui.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8235"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}