{"id":7712,"date":"2020-10-06T08:03:54","date_gmt":"2020-10-06T08:03:54","guid":{"rendered":"https:\/\/dev-psikologi.ui.ac.id\/?p=7712"},"modified":"2024-09-20T08:04:31","modified_gmt":"2024-09-20T08:04:31","slug":"ui-university-queensland-pererat-kolaborasi-riset","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/psikologi.ui.ac.id\/2020\/10\/06\/ui-university-queensland-pererat-kolaborasi-riset\/","title":{"rendered":"UI \u2013 University Queensland Pererat Kolaborasi Riset"},"content":{"rendered":"<p>Universitas Indonesia (UI) dan The University of Queensland (UQ), Australia mempererat jalinan kerja sama melalui implementasi UI-UQ Bilateral Research Forum. Kolaborasi penelitian dari kedua pihak kampus ini ditandai dengan pelaksanaan seminar daring seri pertama dengan mengusung topik \u201cKebijakan Mencegah Ekstremisme berbasis Kekerasan, Lanskap dan Implikasinya bagi Keamanan, Hukum dan Keadilan Bilateral\u201d, pada Kamis (1\/10). Para panelis merupakan akademisi, peneliti, ahli di bidangnya, yaitu Dr. Mirra Noor Milla (Pakar Psikologi Sosial, UI), Susilo Wibisono (Peneliti Sosial, UI), dan Professor Winnifred R. Louis (Guru Besar Psikologi, UQ), Dr. Pribadi Sutiono (Asdep Koordinasi Kerja Sama Asia, Pasifik, dan Afrika, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan), dan Dwi Rubiyanti Kholifah (Indonesia Country Director, Asian Muslim Action Network).<br \/>\nRektor UI Prof. Ari Kuncoro, SE., MA., Ph.D menuturkan, \u201cUI dan UQ telah membangun kerja sama sejak 20 tahun yang lalu, ketika UI membuka program Sarjana Double Degree Kelas Khusus Internasional pada Fakultas Psikologi. Kerja sama terus berkembang dengan membuka program sarjana dan pascasarjana double degree pada Fakultas Kesehatan Masyarakat, Teknik, Ekonomi dan Bisnis, serta program studi Komunikasi. Pada tataran riset, peneliti UI dan UQ kerap berkolaborasi menghasilkan kajian ilmiah yang telah terpublikasi dan terbukti memberikan manfaat bagi pemerintah dan masyarakat.\u201d<br \/>\nPada kesempatan yang sama, Wakil Rektor UI bidang Riset dan Inovasi, Prof. Dr. rer nat Abdul Haris, menuturkan, \u201cPandemi COVID-19 telah menciptakan permasalahan multidimensi, salah satunya adalah terdampaknya upaya menjalin relasi dengan universitas partner di luar negeri sebagai akibat dari larangan perjalanan. Namun dengan semakin canggihnya teknologi, kini kita mampu menjalin kolaborasi, termasuk melakukan riset dan kajian yang diseminasinya dapat disampaikan melalui seminar daring. Melalui seminar ini, diharapkan dapat menjadi forum diskusi ilmiah, serta upaya menjaga hubungan baik antar universitas dan antar kedua negara. Topik yang dibahas pada seminar ini merupakan salah satu isu penting bagi kedua negara yang diharapkan mampu memberikan solusi bagi kepentingan masyarakat.\u201d<br \/>\nRangkaian seminar yang akan digelar secara rutin ini menjadi sebuah platform untuk berdiskusi mengenai isu terkini berkenaan dengan Indonesia dan Australia. Tidak hanya dalam cakupan sains dan teknologi, namun juga beragam topik mengenai sosial, politik, ekonomi, dan budaya.<\/p>\n<p>Sumber: Siaran Pers Universitas Indonesia tanggal 3 Oktober 2020<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Universitas Indonesia (UI) dan The University of Queensland (UQ), Australia mempererat jalinan kerja sama melalui implementasi UI-UQ Bilateral Research Forum. Kolaborasi penelitian dari kedua pihak kampus ini ditandai dengan pelaksanaan seminar daring seri pertama dengan mengusung topik \u201cKebijakan Mencegah Ekstremisme berbasis Kekerasan, Lanskap dan Implikasinya bagi Keamanan, Hukum dan Keadilan Bilateral\u201d, pada Kamis (1\/10). Para [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":7713,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[37],"tags":[],"class_list":["post-7712","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/psikologi.ui.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7712","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/psikologi.ui.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/psikologi.ui.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikologi.ui.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikologi.ui.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7712"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/psikologi.ui.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7712\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7714,"href":"https:\/\/psikologi.ui.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7712\/revisions\/7714"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikologi.ui.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7713"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/psikologi.ui.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7712"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikologi.ui.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7712"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikologi.ui.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7712"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}