DEPOK — Unit Riset dan Pengabdian Masyarakat Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) menggelar Research Day Seri 9 secara hybrid di Aula Gedung D, Fakultas Psikologi UI dan via Zoom pada Jumat (25/09). Acara ini menyoroti penggunaan photovoice yaitu metode riset partisipatoris berbasis fotografi dan aksi sosial sebagai wadah memahami tantangan kesehatan mental mahasiswa sekaligus membantu pemulihan mereka tanpa menjadikannya sekadar objek penelitian.
Dipandu oleh Prof. Dr. Elizabeth Kristi Poerwandari, M.Hum., Psikolog sebagai moderator. yang merupakan Dosen sekaligus Guru Besar Fakultas Psikologi UI dan Anggota Laboratorium Toward Healthy Mind, Body and Sexuality. Narasumber pertama, Dr. Sugiarti, M.Kes., Psikolog, membawakan materi bertajuk “Photovoice as Research Method and Psychological Intervention to Students with Mental Health Challenges.” Ia menekankan pentingnya pendekatan yang peka trauma (trauma-informed) agar proses bercerita lewat foto tetap aman. Pendekatan ini mengutamakan empati fasilitator, ruang bebas penghakiman, dan kebebasan peserta dalam menentukan batasan cerita yang ingin dibagikan.
Narasumber kedua, Auliyaa Nurul Aziizah, S.Psi., memaparkan materi “Photovoice as Psychological Intervention” berdasarkan penerapan langsung pada 16 mahasiswa UI yang mempunyai riwayat trauma masa kecil. Terbagi dalam dua kelompok, para peserta mengikuti delapan sesi intervensi sejak akhir 2025. Prosesnya meliputi pemahaman dasar kesehatan mental, pendokumentasian tantangan dan kekuatan diri lewat foto, diskusi makna karya, latihan self-compassion, hingga diakhiri pameran foto bersama.
Intervensi ini terbukti memberikan dampak positif signifikan. Para peserta mengaku merasa lebih lega, tervalidasi, terbuka, serta menemukan ruang kebersamaan. Menariknya, pameran foto yang digelar juga mampu menyentuh empati pengunjung. Tim peneliti menyimpulkan bahwa photovoice bukan sekadar teknik fotografi, melainkan sarana membangun hubungan emosional yang menguatkan bahwa tidak ada seorang pun yang berjuang sendirian. Melalui Research Day Seri 9 ini, disimpulkan bahwa photovoice bukan sekadar media fotografi, melainkan sebuah wadah untuk menumbuhkan hubungan dan rasa saling terhubung dalam proses pemulihan.
Kontak Media
Fakultas Psikologi
Universitas Indonesia



