DEPOK – Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (F.Psi UI) menampilkan sejumlah capaian dalam pembangunan Zona Integritas saat menerima visitasi Tim Juri Universitas Indonesia Zone of Integrity Award 2026 dari Kemdiktisaintek dan Direktorat Transformasi Budaya dan Tata Kelola (DTBTK) UI, Kamis (24/9). Mulai dari digitalisasi layanan etik penelitian, pengelolaan 14 kelompok riset, hingga program pengabdian yang menjangkau masyarakat, F.Psi UI menunjukkan bahwa integritas tata kelola berjalan seiring dengan dampak nyata.
Visitasi yang berlangsung di Ruang Rapat Bintang, Gedung A, F.Psi UI ini bertujuan mengonfirmasi kesesuaian isian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) dengan implementasi di lapangan. Kegiatan dihadiri oleh Dekan F.Psi UI Dicky C. Pelupessy, Ph.D., jajaran pimpinan, dan Tim Zona Integritas F.Psi UI.
Salah satu inovasi unggulan yang dipaparkan adalah aplikasi Kaji Etik. Sejak diluncurkan pada Januari 2024, aplikasi ini telah menerima lebih dari 750 pengajuan kaji etik penelitian secara daring, dengan 605 di antaranya telah selesai diproses. Digitalisasi juga didukung oleh aplikasi ujian online, SIMAK Profesi, SMARTI, SiRuang, dan Naskah.
Di bidang riset, F.Psi UI mengelola 14 Kelompok Riset (KR) yang melibatkan seluruh dosen. Kinerja setiap KR dievaluasi setiap semester berdasarkan koefisien luaran dan dukungan hibah fakultas. Fakultas juga rutin menyelenggarakan Research Day setiap bulan yang terbuka untuk publik.
Kelompok riset tersebut juga menjadi motor pengabdian kepada masyarakat. Di Kampung Ilmu, Purwakarta, setiap KR menjalankan program sesuai keahliannya, antara lain senam sehat bagi ibu hamil oleh KR Psikologi Olahraga serta penyuluhan bagi ibu-ibu oleh KR Intervensi Sosial. Layanan psikologi bagi masyarakat luas juga hadir melalui Lembaga Psikologi Terapan (LPT) UI di Salemba dan Depok, yang menyediakan asesmen, pelatihan, serta taman bermain dan daycare, dengan melibatkan dosen.
Dalam sesi diskusi, F.Psi UI menegaskan komitmennya menjaga integritas akademik. Setiap karya dan tugas akhir wajib melalui uji similarity dengan batas maksimal 10%, disertai edukasi bagi Masyarakat tentang penggunaan AI secara bertanggung jawab.
F.Psi UI juga memaparkan upayanya membangun lingkungan kampus yang aman dan sehat secara mental. Terkait kekerasan, fakultas memberikan psikoedukasi agar sivitas akademika mampu mengenali dan menyikapi kekerasan, sekaligus mengetahui jalur pelaporan jika mengalaminya. Kesehatan mental dijaga melalui budaya kerja yang kolegial, baik antarpegawai maupun dengan mahasiswa. Salah satu wujudnya adalah program peer counselor yang diinisiasi BEM F.Psi UI, dengan dosen berperan sebagai tenaga ahli dalam menyusun program dan melatih mahasiswa konselor sebaya.
Usai diskusi, Tim Juri meninjau sejumlah fasilitas, di antaranya ruang Kelompok Riset, Laboratorium Komputer, Ruang Baca, Ruang Kerja Program Studi, dan Kantin Sejiwa.
Melalui rangkaian pemaparan, diskusi, dan visitasi tersebut, F.Psi UI memperoleh masukan untuk terus memperkuat implementasi Zona Integritas, khususnya dalam penguatan tata kelola, digitalisasi layanan, inovasi, pelayanan publik, serta program yang memberikan dampak bagi masyarakat.
Kontak Media
Fakultas Psikologi
Universitas Indonesia



