DEPOK, 23 Februari 2026 – Unit Riset dan Pengabdian Masyarakat Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (F. Psi UI) sukses menyelenggarakan Research Day Seri 2 pada Jumat, 20 Februari 2026. Acara yang digelar secara hybrid di Ruang B.010 Gedung B Fakultas Psikologi UI dan melalui platform Zoom ini mengangkat topik krusial mengenai dinamika psikologis Masyarakat, di tengah tantangan lingkungan perkotaan yang padat dan risiko bencana banjir.
Diskusi ilmiah ini menghadirkan dua pakar sebagai narasumber, Prof. Dr. Bagus Takwin, M.Hum., Psikolog Guru Besar Psikologi Sosial, sekaligus anggota Cognition, Affect and Well-being Lab dan Dr. Tery Setiawan, B.A., S.Psi., M.Si. Dosen Universitas Kristen Maranatha. Jalannya acara dipandu oleh Mellia Christina, M.Si., M.Phil., Psikolog selaku moderator, Dosen Fakultas Psikologi UI sekaligus juga anggota Cognition, Affect and Well-being Lab.
Dalam paparan, Prof. Bagus Takwin membedah hasil penelitian pada komunitas rawan banjir di daerah urban Indonesia. Prof. Bagus menyoroti hubungan antara kebahagiaan dan upaya untuk resiliensi rumah tangga, serta bagaimana keterikatan emosional masyarakat terhadap lingkungan tempat tinggal memengaruhi persepsi risiko mereka.
Melanjutkan perspektif tersebut, Dr. Tery Setiawan menitikberatkan pada konsep relational well-being. Beliau menjelaskan bahwa keluarga dan komunitas bukan sekadar struktur sosial, melainkan aktor dan faktor protektif utama yang membangun resiliensi individu dalam menghadapi ketidakpastian lingkungan.
Salah satu poin penting yang dihasilkan dari riset ini adalah temuan bahwa di ruang lingkup perkotaan yang rentan terhadap tekanan struktural, kebahagiaan dan resiliensi tumbuh dari jaringan sosial.
Penelitian ini juga mengungkapkan efek paradoks dari ikatan sosial; meski menjadi sumber kekuatan, keterikatan yang terlalu kuat terkadang dapat membatasi otonomi individu. Oleh karena itu, kebijakan intervensi komunitas di masa depan perlu mempertimbangkan dimensi relasional agar masyarakat tidak hanya kuat secara kolektif, tetapi juga tetap memiliki agency atau kemandirian individu yang adaptif.
Kontak Media:
Humas Fakultas Psikologi
Universitas Indonesia



